Banyak orang yang terobsesi dengan grammar ketika belajar bahasa Inggris. Padahal struktur gramatik hanyalah salah satu instrumen mikro dari berbagai keterampilan berbahasa yang ada, seperti listening-, speaking-, reading-, dan writing skill.
Tanpa penguasaan gramatik yang sempurna, seseorang tetap bisa berkomunikasi dan memahami sebuah percakapan secara kontekstual. Untuk itu jangan kaku dan terjebak dalam kondisi tersebut.
Namun demikian, untuk tetap merasa percaya diri selama proses pembelajaran, tidak ada salahnya untuk memperkaya pengetahuan grammar Anda dengan mengerjakan sejumlah latihan secara lisan dan tulisan.
Usahakan untuk mengerjakan latihan grammar dengan aspek-aspek keterampilan yang saling terintegrasi. Seperti misalnya berlatih tenses dalam sebuah paragraf atau esai pendek. Mintalah guru/tutor Anda untuk memeriksa dan mengoreksi kesalahan-kesalahan gramatiknya. Dengan begitu, Anda tidak hanya bisa berlatih grammar, namun juga sekaligus mengasah keterampilan menulis dalam bahasa Inggris.
Berpikirlah dalam Bahasa Inggris
Hal lain selain grammar yang juga kerap mengobsesi pembelajar bahasa Inggris adalah menerjemahkan secara harfiah. Setiap bahasa memiliki kekhasan dan keunikan struktur tersendiri. Jangan paksakan diri Anda untuk selalu menerjemahkan bahasa Ibu ke bahasa Inggris, karena hanya akan membuang-buang energi.
Latihlah otak Anda untuk berpikir dalam bahasa Inggris. Butuh waktu tidak sebentar memang untuk mengatur setting-an otak agar keterampilan berbahasa—yang ada di ranah motorik—bisa bekerja secara otomatis tanpa berpikir terlalu lama. Yang harus Anda lakukan adalah latihan berulang-ulang, seperti halnya belajar berenang, mengetik, atau bahkan menari.
Terus Berlatih dan Praktikkan Ilmu Yang Sudah Didapat
Agar tidak merasa bosan dan terbebani dalam mempelajari materi-materi bahasa Inggris, terapkanlah “study in short but in regular periods”. Praktikkan kemampuan Anda setiap hari. Tidak usah terlalu intensif, yang penting ada pengulangan yang dilakukan sehingga otak merekamnya secara lebih baik.
Untuk menambah semangat belajar, carilah teman belajar yang memiliki visi dan misi yang sama. Buatlah jadwal belajar bersama dan terapkan “english-only rule” dalam setiap sesinya. Atau untuk lebih melatih kemampuan, carilah tutor yang bisa membantu dan memandu Anda berlatih berbagai kemampuan bahasa Inggris.
Satu lagi yang bisa dilakukan untuk menambah semangat belajar adalah dengan menjadwalkan “english time” satu hari dalam seminggu. Di waktu tersebut, Anda bisa mengagendakan hal-hal yang berbau bahasa Inggris, seperti misalnya menonton film-film berbahasa inggris, kunjungan ke perpustakaan British Council, memasak menu masakan barat dengan menggunakan resep berbahasa Inggris, dan sebagainya.
Adapun untuk memperkaya perbendaharaan kata, Anda bisa menyediakan buku catatan khusus atau membuat pohon kata dan memetakannya secara kontekstual. Seperti contoh di bawah ini:
Belajar Bahasa Mandarin
Anda bisa menerapkannya pada berbagai tema mulai dari warna, anggota tubuh, aktivitas sehari-hari, hingga idiom-idiom yang umum digunakan.
Jika memungkinkan, potonglah bagian-bagian tersebut dan tempelkan di tempat atau benda-benda yang sesuai dengan namanya sehingga dapat lebih sering dilihat.
Anda juga bisa membuat chart khusus untuk mengingat bentuk-bentuk grammar dan menuliskannya di buku khusus agar Anda lebih mudah mengingatnya.
Kunjungi Negara-Negara Berbahasa Inggris
Hal lain yang tidak bisa dimungkiri dapat mengakselerasi kemampuan bahasa Inggris Anda adalah dengan datang langsung atau mengunjungi negara-negara berbahasa Inggris, seperti Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, Kanada, Britania Raya, Irlandia, atau bahkan Afrika Selatan.
Dengan datang dan berinteraksi langsung dengan penutur asli, Anda bisa mendengar secara langsung bagaimana bahasa tersebut dilafalkan, bisa mengetahui istilah-istilah umum yang dipakai sehari-hari oleh masyarakat. Hal ini bisa membuat kemampuan bahasa Inggris Anda tumbuh secara lebih alami.
Selain belajar bahasa Inggris, dengan berkunjung langsung ke negara-negara tersebut, Anda juga bisa mempelajari budaya dan kebiasaan masyarakat setempat sehingga wawasan internasional Anda semakin luas.
Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk bisa berkunjung langsung bisa dengan cara liburan atau mengikuti program “short course” yang banyak disediakan oleh lembaga-lembaga kursus di luar negeri, atau mencari kesempatan beasiswa untuk studi di salah satu dari negara-negara tersebut.
Selain itu Anda juga bisa mencari akses “homestay” atau tinggal di salah satu keluarga di sana, menjadi volunteer untuk program-program internasional, atau bahkan belajar bahasa sambil menyelesaikan tugas kerja di luar negeri.
Bertemanlah Dengan Penutur Asing
Dengan banyak berinteraksi dengan penutur asli, Anda akan terkondisikan dan “dipaksa” untuk menggunakan bahasa Inggris secara langsung, baik secara lisan maupun tulisan.
Tidak perlu takut, kesalahan berbahasa merupakan hal biasa. Dengan cara ini Anda justru akan lebih cepat mengenali dan bisa memperbaiki kesalahan secara lebih cepat, karena ada sumber terpercaya yang bisa membantu Anda mengoreksi dan memperbaikin kesalahan-kesalahan berbahasa tersebut.
Lalu, di mana bisa mendapatkan teman penutur asli? Anda bisa mendapatkan sahabat penutur asli dengan cara bergabung ke klub-klub tertentu atau dengan mencarinya secara online di dunia maya, seperti misalnya melalui media sosial .
Atau agar lebih aman dan terpercaya, mintalah bantuan teman atau guru bahasa Inggris Anda untuk mencarikan atau mengenalkan seorang penutur asli yang bersedia menjadi tandem dan membantu mengembangkan kemampuan bahasa Inggris Anda.
Ikuti Ujian Bahasa Inggris Berstandar Seperti TOEFL, TOEIC, dan Sejenisnya
Mengikuti ujian-ujian bahasa Inggris berstandar Internasional juga bisa memicu motivasi untuk semakin mendalami bahasa Inggris. Tantanglah diri Anda untuk meningkatkan skor atau nilai tes tersebut. Dengan demikian, tidak hanya kemampuan berbahasa yang terasah, Anda juga mendapatkan bukti kemampuan tertulis yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan portofolio diri Anda.
Bersenang-senanglah dalam Belajar Bahasa Inggris
Belajar bahasa Inggris tidak harus selalu kaku dan membosankan. Semakin menarik situasi belajar, semakin tingi semangat seseorang dalam memperdalam ilmu tersebut.
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjadikan momen belajar bahasa Inggris menjadi menyenangkan. Belajar bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, tidak harus selalu berwujud formal, namun bisa melalui hal-hal ringan dan sederhana, seperti:
Belajar dengan menggunakan alat tulis yang disukai, seperti misalnya membeli buku-buku atau pensil yang lucu dan menarik untuk digunakan selama kursus bahasa Inggris.
Belajar di tempat-tempat yang seru, dengan lingkungan yang bersih dan fasilitas yang lengkap, seperti misalnya di perpustakaan-perpustakaan ternama, di lembaga lembaga-lembaga bahasa bonafid, di café, atau bahkan di taman kota.
Belajar melalui media-media yang menghibur, seperti video, youtube, atau bahkan berkomunikasi melalui media chattroom atau media sosial lainnya.
Bergabung dengan “english reading-/writing-/speaking club” dan mengikuti berbagai event atau acara yang diselenggarakannya.
Mencari teks-teks lagu berbahasa Inggris, menyanyikannya untuk melatih pronounciation, serta memahami maknanya secara komprehensif.
Membeli dan memainkan bersama permainan-permainan berbahasa Inggris, seperi scrabble, monopoli, dan sejenisnya.
Menuliskan kata-kata indah, puisi, surat cinta, status media sosial, atau bahkan membuat blog khusus berbahasa Inggris, atau
Melakukan aktivitas sederhana di rumah, seperti melabeli benda-benda yang ada di sekitar rumah dalam bahasa Inggris.
Demikian tadi beberapa hal yang harus diperhatikan agar belajar bahasa Inggris bisa semakin efektif. Semoga tulisan ini bisa membuka wawasan Anda dan meningkatkan semangat untuk semakin menguasai bahasa internasional ini. Selamat belajar bahasa Inggris!
Tanpa penguasaan gramatik yang sempurna, seseorang tetap bisa berkomunikasi dan memahami sebuah percakapan secara kontekstual. Untuk itu jangan kaku dan terjebak dalam kondisi tersebut.
Namun demikian, untuk tetap merasa percaya diri selama proses pembelajaran, tidak ada salahnya untuk memperkaya pengetahuan grammar Anda dengan mengerjakan sejumlah latihan secara lisan dan tulisan.
Usahakan untuk mengerjakan latihan grammar dengan aspek-aspek keterampilan yang saling terintegrasi. Seperti misalnya berlatih tenses dalam sebuah paragraf atau esai pendek. Mintalah guru/tutor Anda untuk memeriksa dan mengoreksi kesalahan-kesalahan gramatiknya. Dengan begitu, Anda tidak hanya bisa berlatih grammar, namun juga sekaligus mengasah keterampilan menulis dalam bahasa Inggris.
Berpikirlah dalam Bahasa Inggris
Hal lain selain grammar yang juga kerap mengobsesi pembelajar bahasa Inggris adalah menerjemahkan secara harfiah. Setiap bahasa memiliki kekhasan dan keunikan struktur tersendiri. Jangan paksakan diri Anda untuk selalu menerjemahkan bahasa Ibu ke bahasa Inggris, karena hanya akan membuang-buang energi.
Latihlah otak Anda untuk berpikir dalam bahasa Inggris. Butuh waktu tidak sebentar memang untuk mengatur setting-an otak agar keterampilan berbahasa—yang ada di ranah motorik—bisa bekerja secara otomatis tanpa berpikir terlalu lama. Yang harus Anda lakukan adalah latihan berulang-ulang, seperti halnya belajar berenang, mengetik, atau bahkan menari.
Terus Berlatih dan Praktikkan Ilmu Yang Sudah Didapat
Agar tidak merasa bosan dan terbebani dalam mempelajari materi-materi bahasa Inggris, terapkanlah “study in short but in regular periods”. Praktikkan kemampuan Anda setiap hari. Tidak usah terlalu intensif, yang penting ada pengulangan yang dilakukan sehingga otak merekamnya secara lebih baik.
Untuk menambah semangat belajar, carilah teman belajar yang memiliki visi dan misi yang sama. Buatlah jadwal belajar bersama dan terapkan “english-only rule” dalam setiap sesinya. Atau untuk lebih melatih kemampuan, carilah tutor yang bisa membantu dan memandu Anda berlatih berbagai kemampuan bahasa Inggris.
Satu lagi yang bisa dilakukan untuk menambah semangat belajar adalah dengan menjadwalkan “english time” satu hari dalam seminggu. Di waktu tersebut, Anda bisa mengagendakan hal-hal yang berbau bahasa Inggris, seperti misalnya menonton film-film berbahasa inggris, kunjungan ke perpustakaan British Council, memasak menu masakan barat dengan menggunakan resep berbahasa Inggris, dan sebagainya.
Adapun untuk memperkaya perbendaharaan kata, Anda bisa menyediakan buku catatan khusus atau membuat pohon kata dan memetakannya secara kontekstual. Seperti contoh di bawah ini:
Belajar Bahasa Mandarin
Anda bisa menerapkannya pada berbagai tema mulai dari warna, anggota tubuh, aktivitas sehari-hari, hingga idiom-idiom yang umum digunakan.
Jika memungkinkan, potonglah bagian-bagian tersebut dan tempelkan di tempat atau benda-benda yang sesuai dengan namanya sehingga dapat lebih sering dilihat.
Anda juga bisa membuat chart khusus untuk mengingat bentuk-bentuk grammar dan menuliskannya di buku khusus agar Anda lebih mudah mengingatnya.
Kunjungi Negara-Negara Berbahasa Inggris
Hal lain yang tidak bisa dimungkiri dapat mengakselerasi kemampuan bahasa Inggris Anda adalah dengan datang langsung atau mengunjungi negara-negara berbahasa Inggris, seperti Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, Kanada, Britania Raya, Irlandia, atau bahkan Afrika Selatan.
Dengan datang dan berinteraksi langsung dengan penutur asli, Anda bisa mendengar secara langsung bagaimana bahasa tersebut dilafalkan, bisa mengetahui istilah-istilah umum yang dipakai sehari-hari oleh masyarakat. Hal ini bisa membuat kemampuan bahasa Inggris Anda tumbuh secara lebih alami.
Selain belajar bahasa Inggris, dengan berkunjung langsung ke negara-negara tersebut, Anda juga bisa mempelajari budaya dan kebiasaan masyarakat setempat sehingga wawasan internasional Anda semakin luas.
Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk bisa berkunjung langsung bisa dengan cara liburan atau mengikuti program “short course” yang banyak disediakan oleh lembaga-lembaga kursus di luar negeri, atau mencari kesempatan beasiswa untuk studi di salah satu dari negara-negara tersebut.
Selain itu Anda juga bisa mencari akses “homestay” atau tinggal di salah satu keluarga di sana, menjadi volunteer untuk program-program internasional, atau bahkan belajar bahasa sambil menyelesaikan tugas kerja di luar negeri.
Bertemanlah Dengan Penutur Asing
Dengan banyak berinteraksi dengan penutur asli, Anda akan terkondisikan dan “dipaksa” untuk menggunakan bahasa Inggris secara langsung, baik secara lisan maupun tulisan.
Tidak perlu takut, kesalahan berbahasa merupakan hal biasa. Dengan cara ini Anda justru akan lebih cepat mengenali dan bisa memperbaiki kesalahan secara lebih cepat, karena ada sumber terpercaya yang bisa membantu Anda mengoreksi dan memperbaikin kesalahan-kesalahan berbahasa tersebut.
Lalu, di mana bisa mendapatkan teman penutur asli? Anda bisa mendapatkan sahabat penutur asli dengan cara bergabung ke klub-klub tertentu atau dengan mencarinya secara online di dunia maya, seperti misalnya melalui media sosial .
Atau agar lebih aman dan terpercaya, mintalah bantuan teman atau guru bahasa Inggris Anda untuk mencarikan atau mengenalkan seorang penutur asli yang bersedia menjadi tandem dan membantu mengembangkan kemampuan bahasa Inggris Anda.
Ikuti Ujian Bahasa Inggris Berstandar Seperti TOEFL, TOEIC, dan Sejenisnya
Mengikuti ujian-ujian bahasa Inggris berstandar Internasional juga bisa memicu motivasi untuk semakin mendalami bahasa Inggris. Tantanglah diri Anda untuk meningkatkan skor atau nilai tes tersebut. Dengan demikian, tidak hanya kemampuan berbahasa yang terasah, Anda juga mendapatkan bukti kemampuan tertulis yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan portofolio diri Anda.
Bersenang-senanglah dalam Belajar Bahasa Inggris
Belajar bahasa Inggris tidak harus selalu kaku dan membosankan. Semakin menarik situasi belajar, semakin tingi semangat seseorang dalam memperdalam ilmu tersebut.
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjadikan momen belajar bahasa Inggris menjadi menyenangkan. Belajar bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, tidak harus selalu berwujud formal, namun bisa melalui hal-hal ringan dan sederhana, seperti:
Belajar dengan menggunakan alat tulis yang disukai, seperti misalnya membeli buku-buku atau pensil yang lucu dan menarik untuk digunakan selama kursus bahasa Inggris.
Belajar di tempat-tempat yang seru, dengan lingkungan yang bersih dan fasilitas yang lengkap, seperti misalnya di perpustakaan-perpustakaan ternama, di lembaga lembaga-lembaga bahasa bonafid, di café, atau bahkan di taman kota.
Belajar melalui media-media yang menghibur, seperti video, youtube, atau bahkan berkomunikasi melalui media chattroom atau media sosial lainnya.
Bergabung dengan “english reading-/writing-/speaking club” dan mengikuti berbagai event atau acara yang diselenggarakannya.
Mencari teks-teks lagu berbahasa Inggris, menyanyikannya untuk melatih pronounciation, serta memahami maknanya secara komprehensif.
Membeli dan memainkan bersama permainan-permainan berbahasa Inggris, seperi scrabble, monopoli, dan sejenisnya.
Menuliskan kata-kata indah, puisi, surat cinta, status media sosial, atau bahkan membuat blog khusus berbahasa Inggris, atau
Melakukan aktivitas sederhana di rumah, seperti melabeli benda-benda yang ada di sekitar rumah dalam bahasa Inggris.
Demikian tadi beberapa hal yang harus diperhatikan agar belajar bahasa Inggris bisa semakin efektif. Semoga tulisan ini bisa membuka wawasan Anda dan meningkatkan semangat untuk semakin menguasai bahasa internasional ini. Selamat belajar bahasa Inggris!
